Minggu, 27 April 2014

Sinopsis Mother Garden episode 4


yoon joo menangis sambil mengingat percakapannya dengan dokter teman ayahnya tentang ibu kandungnya. Yoon joo yang sedih, takbisa menahan airmatanya. Ia menangis sambil makan pasta dikafe tempat ki joon bekerja. ki joon yang memperhatikan yoon joo yang sedang menangis, terlihat ragu-ragu ingin menyerahkan tisu untuk menghapus air mata yoon joo. Akhirnya ki joon hanya memperhatikan yoon joo dari kejauhan...

Saat ki joon ingin memnghampiri untuk memberikan tisu, yoon joo telah terlebih dahulu mengambil tisu dari tempat makannya. (Haaa ki joon telat ngasih tisunya... hmm ).

Lalu sunbaenya datang dan menanyakan keadaan kafe pada ki joon. Ki joon yang masih memperhatikan yoon joo tidak menanggapai perkataan sunbaenya. Dan sekali lagi menghampiri yoon joo untuk memberikan minum wine pada yoon joo untuk menghilangkan kesedihannya. Tapi lagi-lagi ki joon telat,  karena yoon joo telah selesai makan, lalu berdiri dan membayar makanan-nya dikasir lalu pergi meninggalkan kafe. Ki joon yang masih penasaran pada yoon joo yang menangis pergi mengejarnya.diluar ki joon yang mengkhawatirkan yoon joo yang menangis menawarkan diri untuk mengantarkan yoon joo pulang, karena khawatir yoon joo tidak bisa mengendarai mobilnya dengan baik diperjalan pulang. Yoon joo menolaknya dan mereka pun berdebat. Akhirnya ki joon memaksa yoon joo untuk masuk ke mobil dan mengantarnya pulang.

Sedangkan di klub, sung jin (pacar gelap sung joon) sedang menari sambil dikelilingi oleh para pria. Sambil mabok dia menelpon sung joon untuk datang dan menemaninya minum, tapi sungjoon menolaknya, dan menyuruh sung jin untuk pulang dan menasehatinya agar tidak berbuat macam-macam ?

Tapi sung jin yang sedang mabok malah menceritakan kejadian tentang dirinya yang bertemu ibu dan kakak sung joon. Saat sedang berbicara dengan sung jin ditelpon tiba-tiba ayah sung joon yang baru pulang menyapanya. Sung joon langsung berpura-pura seperti sedang menelpon rekan bisnisnya. Sung jin yang mendengarnya kecewa atas sikap sung joon. Lalu ia menutup telponnya dan mengirimkan pesan sms pada sung joon tentang rasa kecewanya dan mengirimkan pesan perpisahan padanya.
Kemudian datang seorang pria menghampiri sung jin dan memberikan sebuah kartu kepadanya. Ternyata kartu itu adalah kartu undangan untuk menginap dihotel.


Sung jin yang merasa kesal lalu pergi menghampiri pria yang memberikannya kartu tersebut. Lalu mencelupkan kartunya kedalam gelas minuman serta menampar pria tetsebut disepan teman-temannya, karena merasa kesal harga dirinya telah direndahkan oleh pria tersebut karena mengiranya sebagai cewek gampangan dan wanita bayaran lalu pergi meninggalkan pria itu dengan wajah kesal dan tampang kecewa, sedangkan pria itu berteriak memaki dan memanggilnya. Kasihan sung jin ;(
Sung jin yang mabuk, berjalan pulang kerumah sendirian dengan sempoyongan sambil menangis mengingat kejadian diklub tadi.

Sedangkan ki joon, yang mengantar yoon joo pulang baru tiba didepan rumah. Didepan pintu gerbang, yoon joo kaget melihat ayahnya yang baru saja keluar menyambutnya pulang. Ayah lalu menanyakan siapa pria yang mengantar yoon joo pulang ? Yoon joo yang kaget dan terkejut berkata bahwa ki joon adalah supir bayaran. 

 Ki joon yang bingung dan terkejut karena dibilang supir bayaran oleh yoon joo hanya bisa menatapnya dengan tatapan bingung. Hahaha lucu liat ekspresinya ki joon :p
Lalu pamit pergi meninggalkan yoon joo. Dirumah yoon joo disambut oleh ibu, Sepertinya mood ibu sedang baik yaaa. Hehehe.


Sung jin sampai dirumah dalam keadaan mabuk berat, dirumah ia lalu dimarahi oleh ibu karena pulang dalam keadaan mabuk dan tidur diruang makan.

Sedangkan ki joon yang berjalan menuju tempat kosan sedang berbicara dengan omma nya yang ditelpon. Ibu terlihat sangat mengkhawatirkan ki joon dan menanyakan keadaannya, dimana ia tidur malam ini ? Lalu ayah masuk kekamar, ibu yang takut dimarahi oleh ayah karena menghubungi ki joon menyembunyikan telpnnya dibawah selimut. Lalu ibu mengeluh dan mengomel sendiri tentang sikap ayah pada anak kesayangannya itu.



Ki joon tiba ditempat kosan nya yang baru, saat ingin masuk kerumah ia mendengar sung jin yang sedang simarahi oleh ibunya karena pulang dengan keadaan mabuk. Ki joon yang mendengarkan pertengkaran tersebut menjadi tidak nyaman dan menunggu diluar kosan sampai perrengkaran mereka selesai.


Ketika sedang menunggu diluar, tiba-tiba adik sung jin datang, mengagetkan ki joon yang sedang berdiri didepan pintu rumah kosan dan bertanya apakah ki joon penghuni baru kosan ? Ki joon mengiyadkan dan memperkenalkan dirinya pada adik sung jin, lalu adik sung jin mengajak ki joon masuk kedalam rumah. Didalam rumah bibi menyambut kedatangan ki joon. Kemudian bibi menyuruh adik sung jin untuk membawa noona nta masuk kedalam kamar. Lalu ki joon diantarkan oleh ahjumma pemilik kosan kekamar kosannya. 

Sesampainya dikamar kosan, ki joon mengirimkan oesan pada hyungnya dan memberi tahu tentang keadaan tempat tinggalnya agar tidak usah mengkhawatirkan keadannya sekarang. Setelah memberi kabar pada hyungnya, ki joon termenung didalam kamar kosannya yang baru. 


Keesokkan harinya ki joon yang baru turun dari kamar disambut dan memperkenalkan diri pada penghuni kosan lainnya yang sedang sarapan. Bibi dan ahjumma pemilik kosan mempersilahkan ki joo  dan penghuni kosan lainnya untuk sarapan. Sung jin dan adiknya juga ikut sarapan bersama mereka.


Sung joon dikantor sedang menyerahkan tugas kantornya pada ayah diruangannya, dan menceritakan keadaan ki joon pada ayahnya. Tapi ayahnya tidak mau tahu dan malah marah mendengarnya. 

Sung jin datang kekantor sung joon dan menunggu didepan loby untuk bertemu. Sung joon melihatnya dari kejauhan. Sung joon lalu menelponnya dan menanyakan mengapa sung jin datang kekantornya ? Sung jin bilang ia rindu pada oppanya dan ingin  bertemu dengannya. Sung joon yang kesal karena sung jin datang kekantornya menariknya masuk kemobil dan membicarakan masalah mereka ditempat lain. Sung jin yang merasa sedih dan kecewa meminta maaf pada sung joon atas kelakuannya. Ia mengerti akan posisinya dengan sung joon dan menyesal atas apa yang telah terjadi tentang dirinya. Kemudian sung jin memeluk sung jokn dan meminta maaf sambil menangis dipelukan oppanya...


Yoon joo lalu pergi ketempat yang telah diberitahu oleh dokter teman ayahnya untuk mencari tahu keberadaan ibunya. Ia menanyakan pada warga sekitar tentang alamat yang diberikan kepadanya sebagai petunjuk.
Setelah lelah mencari keberadaan ibunya, saat dimobil yoon joo melihat ikatan kain merah milik ki joon saat mengantarkan yoon pulang kerumahh kemarin. 

Akhirnya yoon joo kembali ke kafe tempat ki joon bekerja untuk mengembalikannya. Dan meminta maaf tentang kejadian semalem karena menyebutnya sebagai supir bayaran. Lalu ki joon melayani yoon joo dan membuatkan makanan dan menyuruh yoon joo untuk mencicipi masakan buatannya. Kemudian datang pelanggan lainnya, lalu ki joon melAyani tamu nya tersebut dan menyiapkan masakan untuk pelanggan.

Setelah melayani pelanggannya tersebut, ki joon melihat bahwa yoon joo sudah pergi meninggalkan tempat duduknya. Ia lalu menghampiri tempat duduk yoon joo dan melihat pesan yang ditinggalkan yoon joo tentang hidangan masakanny dipiring makanannya dengan tanda 6bintang. Ki joon merasa bahagia dan senang karena itu berarti masakannya mendapat nilai yang bagus dari yoon joo.

Yesss !!! Kata ki joon. Dan di berjoget kegirangan. Hahaha lucu liat tingkahnya ki joon yang kegirangan :D

Ditempat kerja, yoon joo sedang memeriksa kuda milik sung joon yang tiba-tiba sakit. Sung joon juga datang untuk memeriksa kedaan kuda kesayangannya, dan menanyakan keadaannya pada yoon joo, dan setelah diobati ternyatA keadaan kudanya baik-baik saja. Setelah itu mereka minum kopi bersama ditempat pacuan kuda. Sung joon berterimakasih pada yoon joo karena sudah mengobati dan merawat kuda kesayangannya.

Malamnya yoon joo bertemu dengan sunbaenya di petshop tempat sunbaenya bekerja. Yoon joo kemudian bercerita tentang kenyataan bahwa ia buka anak kandung ibunya pada sunbaenya itu.

ini dia yang jadi sunbaenya Yoon joo :
Bagaimana reaksi sunbaenya , mendengar kenyataan tentang yoon joo ???


Bersambung ke episode berikutnya yaaa...





Jumat, 25 April 2014

Sinopsis Mother Garden episode 3


Anyeong haseyo !!!
Bagi pecinta drama korea mother garden, sekarang drama ini sudah masuk episode ke-25 tapi saya baru membuat sinopsisnya di episode ke-3. Jadi saya mohon maaf yaa karena sudah tertinggal jauh ceritanya. Hehehe.
Penonton harap maklum yaa ^.^

Okeee, kita lanjut saja ke sinopsis ceritanya yaaa :)

Di episode sebelumnya, Yoon joo yang mengetahui bahwa ia sebenarnya bukan anak kandung ibunya berusaha mencari tahu identitas dan keberadaan ibu kandung yang sebenarnya. Ki joon yang ingin menjadi seorang chef diusir dari rumah oleh ayahnya, karena ayah tidak setuju dengan keputusannya itu. Sedangkan kakaknya, Sung joon yang merupakan pasangan Yoon joo dalam perjodohan datang menemui Yoon joo ditempat dia bekerja.



Recaps K-drama Mother Garden episode 3 :

Yoon joo menemui Sung joon yang sedang berkuda. Sung joon turun dari kuda yang ditunggangi-nya untuk menyapa Yoon joo. Lalu yoon joo menanyakan mengapa Sun joo datang ketempat ia bekerja sambil tersipu malu. Cieee. Ternyata kuda yang sedang dirawat oleh Yoon joo adalah kuda milik Sung joon.

Setelah bercakap-cakap sebentar ditempat pacuan kuda, mereka lalu duduk bersama sambil minum kopi dan melanjutkan mengibrol bersama. Mereka membicarak perjodohan yang diatur oleh orangtua mereka. Sebagai permulaan, sung joon meminta Yoon joo untuk menganggapnya sebagai teman. Yoon joo terlihat ragu, sung joon menanyakan apakah kita tidak bisa memulai perjodohan ini dengan berteman terlebih dahulu ? Yoon joo dengan ragu akhirnya menjawab iya dan dia akan mencoba untuk berteman dengan sung joon.

Setelah pulang bekerja yoon joo janjian bertemu dengan ayahnya dikedai restoran cina. Ayah yang sudah menunggu langsung menyambut putrinya dengan gembira. Melihat makanyang disajikan Yoon joo terlihat senang dan ayah langsung memesan makanan untuk putrinya.


Direstoran cina, Yoon joo bersama ayahnya menikmati makan yang disajikan. Sambil mengajak ayahnya untuk minum arak bersama. Mereka lalu mengobrol santai bersama sambil bersulang Yoon joo berkata "appa saranghae" :) ayah pun membalas ucapan putrinya dengan ucapan yang sama. Appa sayang bgt sama putrinya ini :)


Dikafe Ki joon yang sedang memasak, disuruh oleh sunbaenya untuk menanyakan bagaimana pendapat pelanggan tentang masakan yang dibuat olehnya. Pelanggan tersebut memuji masakannya dan memerikan kartu namanya, serta mengambil foto Ki joon dan sunbaenya untuk ditulis diblognya.
KLIK !!!
Ki joon berpose bersama sunbae-nya :




Berlanjut kerestoran tempat Yoon joo bersama appanya, yoon joo bercerita tentang sikap ommanya kepada appa. Ayah menanggapinya dengan sedih. (Appa kan juga tau gimana sikap ibu ke Yoon joo) tapi ayah menyakinkan Yoon joo bahwa ibu menyanyanyi dirinya. Yoon joo terlihat sedih, karena ia tahu klo ibunya tidak begitu menyanyanginya karena Yoon joo bukan anak kandungnyA :(

Selesai makan, yoon joo lalu berjalan-jalan bersama ayahnya. Ditengah perjalanan Ayah memberikan syalnya kepada Yoon joo. Ahhh so sweet ayahnya :)
Lalu mereka berhenti didepan sebuah toko boneka. Yoon joo dan ayah lalu mengingat masa kecilnya dulu.

Flashback :
Yoon joo kecil menangis minta dibelikan boneka. Ibunya bilang tidak boleh dan tidak mau membelikannya. Yoon joo tetap merengek minta dibelikan, tetapi ibu tetap tidak mau membelikannya. Ayah datang untuk menjemput mereka, dan melihat yoon joo menangis. Ayah menanyakan mengapa yoon joo menangis, ibu bilang yoon joo minta dibelikan boneka. Ayah lalu mengajak yoon joi ubtuk masuk kedalam dan ingin membelikan boneka untuknya, namun ibu berkata tidak boleh, akhirnya ayah menuruti perkataan ibu dan tidak jadi membelikan boneka untuk Yoon joo :(

Flashback selesai.

Kembali kedepan toko, yoon joo masih memandangi boneka waktu kecilnya, kemudian aayah dan yoon joo sama-sama ingin mengatakan sesuatu. Dan saling memandang satu sama lain. Ayah bertanya apakah yoon joo ingin dibelikan boneka ? Yoon joo yang malu lalu mengangguk mengiyakan. Lalu mereka masuk kedalam toko.

Dikafe tempat ki joon bekerja, sunbaenya baru selesai mengantarkan pelanggan yang tadi keluar. Dia terlihat sangat senang karena masaknnya dipuji oleh pelangannya itu san akan dimasukkan kedalam blognya. Ki joon pun ikut senang dan tersenyum melihat sunbaenya yang bahagia itu. Hehehe.




Sedangkan kakak ki joon, sung joon sedang mengerjakan tigas kantor dikamarnya, bibi memanggilnya dan berkata bahwa sung joon dipanggil ayah untuk membicarakan seauatu diruang keluarga. Sung joon lalu menemui ayahnya dan menanyakan ada apA ? Lalu ibu mulai mengeluh dan berbicara panjang lebar tentang ayahnya. Ayah lAlu menanyakan sung joon tentang mAsalah kantor ? Ibu yang tetap saja mengoceh dibelakang ayah membuat ayah kesal akhirnya diam. Haduh ibu -,- lalu ayah menyerahkan tugas kantornyA kepada sung joon.




Dirumah yoon joo, ayah yang baru pulang bercerita pada ibu tentang kejadian hari ini bersama yoon joo. Ibu terlihat biasa-biasa saja dan cuek menanggapi cerita ayah. Sedangkan dikamar yoon joo sesang galau tidak bisa tidur sambil memeluk boneka yang dibelikan ayah.
Ia lalu bangun dan pergi keruang kerja ayah untuk mencari identitas kelahirannya, tapi dia tidak menemukan petunjuk apapun.



Keesokan paginya, dirumah kosan so jin ibu membuka lemAri dan menemukan tas baru milik so jin yang dibelikan oleh sung joon. Ibu terkejut dan bertanya pada sung jin darimana dia bisa mendapatkan tas mahal itu ? Su jin bilang kalau dia membelinya. Tapi ibu tidak tidak percaya. Su jin yang kesal merebut tasnya dari tangan ibu, tapi tas itu akhirnya terpental kedepan pintu dan rusak. Su jin semakin kesal karenanya.
Disaat yang sama ki joon yang baru pindah datang kerumah kosan dan berpapasan dengan su jin yang keluar dengan wajah kesal. Ki joon datang untuk menantangani kontrak sewanya.

Bibi dan ahjumma pemilik kos terlihat senang karena mendapatkan penghuni baru.bibi bercerita panjang lebar tentang rumah kos. Ibu pemilik kos menanyakan tentang pekerjaan ki joon, ki joon menjawab bahwa ia adalah seorang koki chef. Bibi menyukainya dan berkata kapan-kapan ia ingin mkan pasta buatannya. Hehehe.

Su jin ternyata pergi ketoko tempat ia membeli tas yang dirusakkan oleh ibu tadi pagi. Ia mengajukan komplain karena ras yang baru dibelinya rusak. Disana ia bertemu dengan ibu dan kakak sung joon yang sedang berbelanja. Kakak sung joon minta dilayani oleh pegawai toko, tapi su jin menyela dan berkata bahwa ia yang sedang dilayani oleh pegawai toko dan urusannya belum selesai. Ibu bertanya ada apa ?
Kakak sung joon menjawab tidak apa dan malah mengejek sung jin sehingga membuat sung jin kesal dan pergi begitu saja denga tidak sopan. Ibu mengomentarinya. Di lobby, sung joon berpapasan dengan ibu dan kakaknya. Sung jin yang melihat dari jauh terkejut, karena wanita yang bertengkar dengannya ditoko tadi adalah kakak dan ibu sung joon. Omo !!!


Lalu ibu dan kakak sungjon mengajaknya untuk makan siang bersama. Sung jin panik dan menelpon sung joon untuk mengajaknya bertemu.
Direstoran ibu makan dengan lahapnya. Kakak dan sung joon mengomentari ommaNya yang makan dengan lahap. Hehehe.

Dikafe sung jin menunggu sung joon untuk bertemu sambil memegang handphonenya. Sung joon membls sms sung jin dan berkata tidak bisa datang karena ia sedang makan siang dengan ibu dan kakaknya. Sung jin kesal dan frustasi karena mengetahui bahwa wanita yang berdebat dengannya ditoko tas tadi adalah kaka dan ibu sung joon.

ahahaha. Lucu liat ekspresi muka sung jin :p

Sedangkan yoon joo sedang galau ditempat ia bekerja. IA berjalan-jalan di tempAt perernakan kuda dan melihat seekor induk kuda yang sedang menyusui anaknya. Yoon joo terlihat sedih dan pergi meninggalkan tempat itu.



Lalu yoon joo pergi untuk bertemu dengan dokter teman ayahnya dan menanyakan tentang kelahirannya. Dokter bertanya mengapa ia bertanya tentang kelahirannya ? yoon joo dngan wajah yang sedih bercerita tentang dirinya yAng ternyata buka anak kAnsung ibunya. Akhirnya dokter itu menceritakan kejadian yang sebenarnya pada yoon joo. Yoon joo mendengarkan cerita dokter itu dengan tertunduk sedih. Ia bertanya pada dokternya tentang ibunya dan ingin menemui ibu kandungnya. Dokter menunduk sedih karena tidak bisa menjawab pertanyaaan yoon joo tentang ibunya.

Dimobil yoon joo mengingat perkataan dokternya tentang kejadian yang sebenarnya. Ia menelpon temannya dan mengajaknya bertemu dikafe pAsta tempat ki joon bekerja.

Sesampainya dikafe, yoon joo kaget melihat ki joon yang bekerja disana. Ki joon lalu mempersilahkan yoon jo untuk duduk dan melayaninya menanyakan pesanan. Yoon joo bilang dia akan bertemu dengan temannya dan menunggu datang terlebih dahulu.


Dirumah ibu yoon joo dan ibu ki joon swdang telpon-telponan membicarakan masalah perjodohan anaknya.

Dikafe yoon joo mengingat informasi yang diberikan dokternya tentang ibu kandungnya. Tiba- tiba yoon joo mendapat telpon dari temannya yang memebritahu bahwa ia tidak bisa datang katena ada rapat penting dikantornya.
Yoon joo yang terlihat sedih dan kecewa lalu memesan pAsta dan memakannya sambil menangis. Ki joon memprhatikannya dengan tatapan bingung ? Ia lalu mengambil tisu dan menghampiri yoon joo yang sedang menangis.


Ia memperhatikan yoon joo dengan tatapan sedih juga ? Dan terlihat ragu-ragu ingin memberikan tisu untuk menghapus airmata yoon joo ?

Bersambung . . . . . . 

apakah Ki joon memberikan tisu dan menghapus airmata Yoon joo ???
kita tunggu saja kelanjutan ceritanya yaa...


 Kira-kira Yoon Joo pilih siapa yaaa ??? Sung joon atau Ki joon ?
Pilih yang mana hayooo ???